Nasional
Beranda » Berita » Hasto PDIP: Kritik Publik Era Jokowi Banyak Benar, Demokrasi Semakin Sehat

Hasto PDIP: Kritik Publik Era Jokowi Banyak Benar, Demokrasi Semakin Sehat

Hasto PDIP: Kritik Publik Era Jokowi Banyak Benar, Demokrasi Semakin Sehat
Hasto PDIP: Kritik Publik Era Jokowi Banyak Benar, Demokrasi Semakin Sehat

Media Pendidikan – 19 April 2026 | JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa banyak kritik publik yang muncul selama masa kepresidenan Joko Widodo dinilai tepat dan mencerminkan kesehatan demokrasi di Indonesia.

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada media, Hasto menyoroti bahwa kritik bukan sekadar penolakan, melainkan bentuk kontribusi warga yang berlandaskan rasa cinta tanah air. Ia menambahkan, “Demokrasi menjadi sehat ketika kritik kepada pemerintah dipandang sebagai kontribusi dan rasa cinta terhadap bangsa.”

Baca juga:

Hasto menilai bahwa sejumlah komentar masyarakat yang menilai kebijakan pemerintah pada era Jokowi memang memiliki dasar yang kuat. Menurutnya, keberanian warga untuk mengemukakan pendapat menandakan adanya ruang kebebasan berpendapat yang cukup luas.

Ia juga menekankan pentingnya sikap terbuka dari pemerintah dalam menanggapi masukan publik. “Jika kritik dijadikan peluang untuk memperbaiki kebijakan, maka negara akan terus maju,” kata Hasto.

Hasto menegaskan bahwa tidak semua kritik bersifat destruktif; banyak di antaranya bersifat konstruktif dan berdasar pada data serta pengalaman lapangan. Ia menyarankan agar pemerintah lebih proaktif dalam mengintegrasikan masukan tersebut ke dalam proses perumusan kebijakan.

Baca juga:

Pengamat politik menilai pernyataan Hasto sebagai sinyal bahwa partai politik utama di Indonesia mengakui peran vital publik dalam proses demokratis. Mereka menambahkan bahwa keterbukaan terhadap kritik dapat memperkuat legitimasi pemerintah.

Sejumlah tokoh masyarakat juga menanggapi pernyataan Hasto dengan menyambut baik ajakan untuk menilai kritik secara objektif. “Kita harus mampu membedakan antara kritik yang membangun dan yang sekadar menghambat,” ujar seorang aktivis sosial.

Hasto menutup pernyataan dengan menekankan bahwa demokrasi yang sehat memerlukan partisipasi aktif semua elemen bangsa. Ia berharap agar kritik yang muncul dapat terus menjadi pendorong perbaikan kebijakan dan bukan sekadar sorotan media semata.

Baca juga:

Dengan menekankan pentingnya kritik konstruktif, Hasto Kristiyanto menegaskan kembali komitmen PDIP untuk mendukung proses demokrasi yang inklusif dan responsif terhadap aspirasi rakyat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *