Media Pendidikan – 17 April 2026 | Surabaya, 17 April 2024 – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan inspeksi ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada Jumat (17/4) untuk menilai kesiapan fasilitas menjelang keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH). Kunjungan ini bertujuan memastikan standar akomodasi, keamanan, dan layanan pendukung terpenuhi sesuai regulasi Kementerian Haji.
Selama peninjauan, Menteri Irfan Yusuf mengamati beberapa area kritis, termasuk ruang tidur, dapur, serta sistem kebersihan dan sanitasi. Ia menyoroti bahwa meski ada upaya perbaikan, beberapa aspek masih belum memenuhi ekspektasi. “Persiapan masih kurang bagus, terutama dalam hal kebersihan kamar dan koordinasi logistik,” ujar Irfan Yusuf secara tegas kepada tim operasional AHES.
Tim pengelola AHES, yang terdiri atas pejabat daerah dan perwakilan penyedia layanan, menjelaskan bahwa mereka telah melakukan renovasi sebagian kamar dan meningkatkan kapasitas dapur untuk menampung ratusan jamaah. Namun, kendala teknis pada sistem ventilasi dan kurangnya tenaga kerja terlatih menjadi faktor yang memperlambat penyelesaian penuh. Menteri menekankan pentingnya penyelesaian segera, mengingat jadwal keberangkatan JCH yang semakin mendekat.
Setelah melakukan inspeksi, Menteri Irfan Yusuf memberikan rekomendasi konkret: penyelesaian perbaikan kebersihan kamar dalam tiga hari ke depan, penambahan staf kebersihan, serta audit independen untuk memastikan standar kualitas terpenuhi. Ia juga meminta laporan kemajuan mingguan kepada Kementerian Haji hingga semua persiapan dinyatakan lengkap.
Peninjauan ini menandai langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas embarkasi haji di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur. Diharapkan rekomendasi Menteri dapat mempercepat perbaikan, sehingga JCH dapat berangkat dengan kondisi akomodasi yang layak dan aman. Kementerian Haji akan terus memantau progres dan melakukan evaluasi lanjutan menjelang musim haji berikutnya.


Komentar